Mengendarai motor di kota Jakarta ???
Ini yang menjadi beda ,mengendarai motor di kawasan jabodetabek dengan daerah lainnya. Pengguna kendaraan bermotor khususnya roda dua ini sudah tak terhitung banyaknya ,bahkan menurut media masa terkait memberikan informasi bahwa penjualan motor terus meningkat tiap tahunnya. Pemerintah pun ikut pusing dibuatnya ,bagaimana tidak imbuan untuk menghemat bahan bakar ditepis begitu saja dengan alasan ‘kebutuhan’.
Ya ,kebutuhan memang menjadi salah satu faktor. Karena pengguna motor dapat menghemat waktu. Jabodetabek macet bukanlah hal yang tabu lagi bagi warga yang hilir mudik disekitarnya. Jika naik angkutan umum banyak pertimbangan ,ya macetlah ya makan waktulah ya berat diongkoslah ya keamananlah dan lain alasan lainnya. Namun yang menjadi titik letak kewaspadaan ditujukan pada cara pengguna motor mengendarai kendaraan bermotornya. Body motor depan belakang lecet-lecet itu sudah dumaklumi (walaupun sebenarnya hati tidak ikhlas karena motor baru cicilan ketiga), belum lagi kaca spion yang setiap saat bisa berubah arah karena ‘kesenggol’ dengan kendaraan motor yang lain. Itu hanya sebagian kecil dari banyaknya kejadian yang terjadi dijalanan saat mengendarai sepeda motor. Apalagi bagi pengguna yang baru bisa mengendarai motor ,waaaah mesti extra safety!
Berikut adalah beberapa tips yang bisa digunakan saat mengendarai sepeda motor di Jabodetabek khususnya ,hhehe
1. Siapkan fisik (ya itu pastilah).
2. Helm Standar Nasional Indonesia (SNI) atau DOT.
3. Sarung tangan ,tameng ,jas hujan dan masker.
4. Kaca spion ,harus 2 ya jangan cuman satu.
5. STNK dan SIM juga ,jangan sampe ketinggalan. Hhehe
Semoga tipsnya bermanfaat ,selalu jadi warga negara yang baik ya dengan menaati tata tertib lalu lintas dijalan raya. Selamat mengendarai sepeda motor dan selamat sampai tujuan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar