ayooo bergabung disini

membaca dan menulis adalah hal yang jelas terikat ,
menyenangkan saat kita masuk kedalam dunianyaa..

Cari Blog Ini

Selasa, 05 Oktober 2010

KAMPUNG NAGA

Di Indonesia banyak sekali berbagai macam kebudayaan yang memiliki ciri khas tersendiri. Salah satu yang akan dibahas adalah mengenai suatu kebudayaan yang turun temurun dilahirkan dan masih dipertahankan keasliannya di zaman modern canggih tekhnologi. Dewasa ini ,banyak kebudayaan yang terasimilasi dengan kebudayaan luar. Sehingga sulit rasanya membedakan asal muasal dan keasliannya. Disini dalam kebudayaan ini akan diperlihatkan apa yang membuat kebudayaan masih terasa utuh. Saya akan mengambil sebuah desa yang bernama KAMPUNG NAGA. Tak banyak orang tau mengenai kampung ini. Namun terdapat cirri dan keunikan dari kampung yang akan dibahas lebih lanjut. Banyak sebenarnya kampung­-kampung unik lainnya diwilayah bumi pertiwi ,tapi satu yang akan saya jabarkan yaitu mengenai KAMPUNG NAGA.

KAMPUNG NAGA terletak di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya sekitar 26 KM dari garut dan 30 KM dari tasik itu sendiri. Belum ada fakta sejarah yang bisa memberikan petunjuk mengenai asal muasal nama kampung naga. Warisan budaya dan perilaku leluhur masih ditaati dan diikuti dalam kegiatan harian semua warga kampung naga baik dalam hal upacara adat ,kematian ,perkawinan ,kelahiran bayi ,bercocok tanam dan mengambil tanaman untuk keperluan membangun rumah. Dalam hal membangun rumah ,dalam kampung naga jumlah bangunan terbatas yaitu hanya boleh 118 bangunan. Jika ada keluarga baru mereka diperbolehkan membangun rumah diluar kampung naga. Bangunan tersebut meliputi 108 rumah penduduk sisanya bangunan masjid ,ruang pertemuan dan rumah agung (besar) yang tidak boleh ditempati oleh siapapun. Penduduk KAMPUNG NAGA menganut agama Islam yang dipadukan dengan kebudayaan nenek moyang. Yang menjadi karakter dari KAMPUNG NAGA adalah penduduknya yang sangat lekat dengan adapt istiadat leluhurnya dan biasa disebut dengan “pamali”. Keunikan yang lain adalah dari bentuk bangunan rumah yaitu semua rumah harus terbuat dari atap ijuk ,mengahadap kekiblat dan letaknya berjajar dari atas kebawah. Ada yang lebih penting lagi ,listrik dikampung naga tidak diperkenankan masuk. Hanya saja ada penduduk yang mempunyai televisi dengan daya accu. Di KAMPUNG NAGA tidak boleh sembarangan berbicara ,tidak boleh mengambil ranting dihutan sebrang apalagi sampai menebang bias terkena sanksi adat ,dan penduduk KAMPUNG NAGA sangat mematuhi setiap aturan. Karena bila diartikan secara logika hutan tersebut sangat menmbantu untuk mencegah terjadinya longsor yang memang struktur tanahnya miring dan bias mengganggu kehidupan ekosistem didalam hutan tersebut.

Banyak sebenarnya kebudayaan di KAMPUNG NAGA yang bisa kita ikuti untuk perkembangan kehidupan dimasa yang akan datang. Karena bentuk kepatuhannya terhadap alam sehingga para penduduknya yang mayoritas sebagai petani dan peternak ikan bisa menghasilakan banyak produktivitas untuk kelangsungan hidup mereka sendiri dan lebih dari.

Semoga KAMPUNG NAGA bisa menjadi contoh untuk bangsa Indonesia agar dapat melestarikan dan mempertahankan kebudayaan-kebudayaannya.